Flowers for Algernon (Novel Review)

Flowers for Algernon (Novel Review)

Novel Fiksi karya Daniel Keyes ini di indonesia di sadur dg judul Charlie Si Jenius Dungu.

Cerita berawal dari keinginan sebuah lembaga penelitian yg dikepalai oleh Profesor Nemur untuk melakukan pengembangan kemampuan otak manusia dari keberhasilan peneliti2 tersebut mengembangkan Kecerdesan Seekor tikus bernama Algernon.

Algernon yg mengalami peningkatan kecerdasan pasca “oprasi peningkatan kecerdasan”. Algernon mengalami peningkatan kecerdasan sehingga berhasil memcahkan jalan keluar dalam Labirin agar berhasil mendapatkan makananan. Melihat kesuksesan pd Algernon para peneliti berniat mengExperimenkan pd manusia. Alhasil terpilihlah Charlie Gordon sebagai kelinci percobaabn (apa manusia percobaan ya??.)

Charlie Gordon adalah seorang pekerja di Toko Kue, selain itu Charlie juga bersekolah di sekolah untuk org2 terbelakang. Charlie yg memiliki IQ 68 mempunyai keinginan kuat untuk menjadi pandai. Guru Charlie di Sekolah terbelakang Alice Kinnian memperkenalkan Charlie kepada Profesor Nemur dan Peneliti lainnya untuk dijadikan “manusia percobaan”. Charlie yg melihat kepintaran seekor Tikus Algernon dalam memecahkan jalan keluar untuk mendapatkan makanan melawati labirin sangat ingin untuk menjadi pandai. Alhasil Charlie pun terpilih menjadi Manusia Percobaan yg akan di oprasi agar menjadi pandai.

Setelah Oprasi Charlie diminta untuk menuliskan aktivitasnya sehari2. Pada awalnya Charlie merasa tidak ada perubahan karena dia merasa seperti biasa2 saja. Tapi lama kelamaan ada perubahan dr gaya penulisannya tanpa dia sadari. Dari ejaan yg salah, dan penggunaan tanda baca lama kelamaan menjadi lebih baik, hingga IQ Charlie menjadi 180 dan ikut ambil bagian dalam “Proyek” yg tadinya dia hanya dilibatkan sbg kelinci percobaan didalamnya. Selain itu dr sisi Emosional Charlie juga mengalami perubahan dan mulai memiliki perasaan dg Alice Kinnian.

Untuk Kisah emosianal Charlie dg Alice Kinnian maupun setelah bertemu dg anggota keluarganya yg dulu, serta Teman2nya yg mulai menjauhinya tidak perlu saya bicarakan panjang lebar disini.

Pada Akhirnya Algernon mengalami kemunduran kecerdasan hingga mengalami kematian, Bagaimana dg Nasib Charlie selanjutnya, apakah akan sama dg Algernon ……

Novel ini juga udah di buatkan Dorama (Japanese Drama Series) nya juga utk info bisa diliat disini.

Advertisements

About Hendra Dermawan

Nothing is Inevitable The Future isn't Written in Stone
This entry was posted in Review. Bookmark the permalink.

3 Responses to Flowers for Algernon (Novel Review)

  1. kumanz says:

    mantap ndla. kayaknya lu perlu jg ndla dijadiin kelinci percobaan….haha
    peace peace

  2. toto says:

    sepertinya sudah ada filmnya… ditayangkan di TV nasional pula, tapi aku lupa kapan tau… sudah beberapa tahun lalu…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s